News  

Kabupaten Bandung Barat ” Benci Tapi Rindu “

Oleh : David Riksa Buana - Ketua LSM Trapawana Jabar

Bandung, Gentanews.id Kabupaten Bandung Barat merupakan kabupaten penyangga dari Kota Bandung sebagai Ibu Kota Provinsi Jawa Barat, sedangkan Provinsi Jawa Barat merupakan provinsi penyangga dari Jakarta sebagai Ibu Kota Negara Kesatuan Republik Indonesia
Kabupaten Bandung Barat belum dapat dikatakan sebagai sebuah kabupaten yang maju apalagi sejahtera, berbagai permasalahan meliputi bidang sosial, ekonomi, hukum, pemerintahan dan lingkungan hidup masih menyelimutinya dengan begitu rapih, terpola, terbagi dan tertutup
Berbagai permasalahan ini sudah berlangsung sangat lama dan belum bisa terselesaikan, diperlukan semangat, sinergi dan kolaborasi untuk terus menerus mencerdaskan berbagai sendi kehidupan yang ada di masyarakat, agar mampu atau setidaknya mengurangi berbagai dampak negatif yang terjadi pada masyarakat sebuah kabupaten yang baru berdiri kurang dari 15 tahun,
Banyak nya permasalahan yang masih terjadi dengan intensitas sangat tinggi dan hampir tidak pernah selesai dari tahun ke tahun, telah mengakibatkan dampak sosial cukup berbahaya, yang jika dibiarkan akan menjadi permasalahan sosial yang mengkhawatirkan.
Kita coba uraikan apa dan bagaimana permasalahan tersebut dan kita coba juga, apakah ada solusi atas permasalahan tersebut
Berbicara tentang kesejahteraan, sudah pasti kita akan membicarakan masalah ekonomi, meskin sejati nya tidak begitu, potensi ekonomi di Wilayah Kabupaten Bandung Barat menurut saya sangat potensial dan beragam, dari mulai Industry, Pertanian, Kehutanan, Pariwisata dan sektor lain nya seharusnya dapat dijadikan sebuah peluang dan kesempatan untuk berusaha atau bekerja bagi masyarakat nya, namun pada kenyataannya berbagai potensi tersebut belum cukup untuk bisa mensejahtrakan masyarakat Kabupaten Bandung Barat, tanya kenapa …?
Selain dari permasalahan ekonomi, kesejahteraan juga terkait bidang sosial, seperti pendidikan, politik, keagamaan, seni , budaya serta tradisi atau kebiasaan yang ada di masyarakat,
Berbagai permasalahan yang terjadi didalam berbagai hal tersebut juga, akan sangat berpengaruh terhadap penyelesaian, tentang bagaimana mensejahtrakan masyarakat Kabupaten Bandung Barat kedepan
Seperti kita ketahui dari tahun ke tahun setidaknya sejak tahun 2000 saya sudah mengamati berbagai perubahan perubahan yang cukup significant terjadi di masyarakat, diantaranya, tingkat konsumerisme, individualistic, politik transactional, politik identitas dan berbagai hal, termasuk masalah kehidupan keluarga, gender dan perkawinan.
Dari sisi pendidikan, jumlah sekolah atas dan perguruaan tinggi masih sangat terbatas, minat orang tua untuk menyekolahkan anak nya pun masih rendah, selain itu berbagai tradisi serta kearifan lokal, seni, budaya pun sudah mulai tergerus oleh kemajuan zaman, bahkan masyarakat Kabupaten Bandung Barat bisa dikatakan sebagai masyarakat transisi yang jika tidak segera adanya perbaikan, sudah barang tentu akan menjadi masyarakat moderen pada umumnya,
Berbagai permasalahan sosial ini juga erat kaitannya dengan permasalahan ekonomi yang terkadang menjadi latar belakang atau motiv yang mendasarinya.
Permasalahan Lingkungan Hidup merupakan permasalahan yang sangat pelik dikarenakan permasalahan ini hampir terkait dengan semua aspek kehidupan manusia, berbicara tentang masalah lingkungan hidup sudah barang tentu akan membicarakan tempat dimana kita tinggal, berusaha, bekerja, bahkan segalanya.
Wilayah Kabupaten Bandung Barat dengan topografi nya yang bergunung gunung dan berlembah lembah, baik yang berada di dataran rendah sampai ke puncak gunung, telah menjadikan suatu hamparan wilayah yang exotic bahkan istimewa, alam yang begitu indah sebagai anugerah yang tak terhingga ini, seharusnya dapat menjadikan bekal awal dalam penataan serta pengelolaan wilayah secara lestari dan berkelanjutan.
Namun apa yang terjadi justru sebaliknya, kondisi lingkungan hidup di Wilayah Kabupaten Bandung Barat justru mulai terancam, bahkan pada beberapa tempat sudah menampakan kerusakan yang sangat parah, diantaranya dengan tingginya perambahan hutan, alih fungsi lahan, pertambangan liar, pendudukan lahan, pencemaran air, pencemaran udara dan sebagai nya.
Kerusakan lingkungan hidup ini dari hari ke hari semakin parah, sehingga diperlukan review sesegera mungkin atas berbagai kebijakan dari tingkat bawah sampai atas bahkan diperlukan sebuah program yang komprehensif dari berbagai stakeholders dengan melibatkan masyarakat secara utuh dan menyeluruh.
Berbagai dampak dari kerusakan lingkungan hidup di Wilayah Kabupaten Bandung Barat, ternyata juga telah mengancam wilayah lain yang berada di sekitarnya, sudah saatnya pemerintah menerapkan KLHS ( kajian lingkungan hidup strategist ) didalam semua bidang tata kelolanya bahkan dalam penganggaran sekalipun.

Begitu banyak permasalahan di Kabupaten Bandung Barat memang sangat menarik untuk ditelisik karena pada usianya yang belum 15 tahun, banyak kejadian hukum yang telah terjadi, carut marut didalam tata kelola pemerintahan nya telah menyebabkan 2 kepala daerah nya tersangkut hukum, lebih dari itu indikasi korupsi, kolusi dan nepotisme yang terjadi sampai ke tingkat pemerintahan terbawah.
Sungguh sebuah anomali bagi sebuah kabupaten pemekaran dengan cita cita nya yang luhur, untuk mengubah nasib serta harkat dan derajat masyarakat nya yang sudah puluhan tahun terpinggirkan, namun cita cita itu belum usai, berbagai kepentingan pribadi, kelompok masih mewarnai dinamika Pemerintahan Kabupaten Bandung Barat yang masih muda.
Diperlukan berbagai terobosan dan tindakan tindakan nyata yang #pokpekprak untuk mewujudkan sebuah #integritas bersama, agar kebanggaan #dignitas sebagai masyarakat Kabupaten Bandung Barat bisa benar benar dirasakan untuk semua kalangan, tanpa kecuali.
Mari kita bergandeng tangan untuk mewujudkan ” Pemerintahan Bandung Barat Yang Cerdas Dan Berakhlakul Karimah.

Banner nwisa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *